KADER PPP SUMEDANG

Seakan menjadi PR (Pekerjaan Rumah) yang cukup sulit dituntaskan oleh PPP, yaitu tentang perekrutan kader muda. Namun beberapa terobosan membiaskan kesukaran PR tersebut. Kini kader muda sudah mulai menghiasi perjuangan PPP.. PPP.. Bangkit...[...]

Dony Ahmad Munir kembali Pimpin PPP Sumedang

Semua merasa senang dan bangga berjuang di PPP, seluruh peserta Muscab VI meminta H. Dony Ahmad Munir, ST. MM. kembali memimpin DPC PPP Kabupaten Sumedang masa bakti 2010 - 2015. Alhamdulillah, H. Dony A M, ST. MM. kembali memimpin DPC PPP Kab. Sumedang

PHC DPC PPP Kab. Sumedang

Regenerasi kepengurusan, merupakan sesuatu yang lazim dan merupakan tuntuntan AD/ART dalam suatu organisasi, hal ini tentu berlaku di PPP. Dapat dikatakan sebagai langkah penyegaran agar tugas dan amanat organisasi dapat terlaksana.

If you are going [...]

UNTUK PPP MASA DEPAN

Semangat api perjuangan selalu berkobar, keringat tanpa tak kenal lelah ikhlas bercucuran. Semoga ridho Alloh SWT selalu melindungi dan meridhoi perjuangan kita.. Amiin.. PPP Bangkit.. PPP Bangkit.. PPP Allohu Akbar...

Sosok Teladan

Seringkali kita jatuh hati kepada seseorang bila dalam dirinya sungguh telah ada hal-hal yang patut diteladani. Drs. H. A. Chozin Chumaidy merupakan sosok yang patut diteladani, selalu menjalankan politik bersih, aman konsisten dengan nilai-nilai keislaman. Semoga lebih banyak sosok seperti beliau di PPP..

Showing posts with label Berita Kabupaten. Show all posts
Showing posts with label Berita Kabupaten. Show all posts

Monday, August 22, 2011

Dialog Kemerdekaan, Santunan Anak Yatim dan Buka Bersama di DPC PPP Kab. Sumedang





By noordiens89 with No comments

Sunday, July 31, 2011

Siap Menangkan Pilkada 2013 dan Pileg 2014

Musywarah Kerja Cabang (MUKERCAB) I DPC PPP Kab. Sumedang
by noordiens89@gmail.com

Dua agenda besar perpolitikan di Sumedang menjadi perhatian besar terkhusus bagi DPC PPP Kab. Sumedang, yaitu Pilkada 2013 dan Pemilu Legislatif 2014. Hal tersebut menjadi topik utama dalam pembahasan yang dilaksanakan dalam Musyawrah Kerja Cabang (MUKERCAB) I DPC PPP Kab. Sumedang yang dilaksanakan pada hari Jum'at samapai dengan Sabtu (29-30/7/2011) lalu serta ditambah dengan Materi Pemberdayaan Ekonomi kader partai. 
"Saat ini ada sua kader terbaik PPP Sumedang, yaitu H. Endang Sukandar dan H. Dony Ahmad Munir (Esa-Doamu), ya beliau berdua merupakan kader terbaik sumedang saat ini." ungkap Ilmawan Muhamad, S.Ag yang menjabat sebagai Ketua Pelaksana MUKERCAB tersebut.

Terkait dengan pemenangan pilkada 2013, dia menilai, carut marutnya pembangunan di Sumedang dalam berbagai sektor, hal ini tidak terlepas dari peran kepala daerah sebagai pemegang kekuasaan eksekutif, sebagai pengendaliutama kekuasaan di daerah.
"Oleh karenanya, untuk memperbaiki kondisi di Sumedang tidak ada pilihan lain selain memnangkan Pilkada. Sebagai gerbang menuju pengendalian kekuasaan dan kewenangan kearah kesejahteraan masyarakat Sumedang, " Pungkas Ilmawan.

Sementara itu Pemilu 2014 merupakan momentum yang sangat krusial terhadap keberlangsungan PPP di masa yangakan datang. Karena dengan diberlakukannya Electoral Treshold (ET) 2,5 % hingga 5% yang saat ini masih dibahas di DPR RI, merupakan tantangan yang cukup besar bagi PPP, mengingat pileg ke pileg perolehan suara PP mengalami penurunan secara nasional yang cukup drastis.

Oleh karena itu PPP Sumedang harus sungguh-sungguh mengerahkan segala daya dan upaya agar perolehan suara PPP di Pileg 2014 nanti meningkat, bahkan mencapai 20% sesuai dengan tea besar yang dicanangkan PPP Sumedang yaitu PPP Bermartabat dan Bermanfaat bagi Masyarakat menuju Pemenangan PILKADA 2013 dan Menang Sukses 20%Pemilu 2014.
Tidak bisa dipungkiri bahwa keuangan memegang peranan penting dalam keberlangsungan kegiatan apapun, termasuk kegiatan parpol walaupun bukan satu-satunya faktor penentu keberhasilan. "Dirasakan selama ini PPP memang memerlukan dana yang sangat besar, terlebih bila menghadapi pilkada maupun pileg," tuturnya.
Oleh karena itu MUKERCAB kali ini dijadian sebagai momentum untuk membahas pemberdayaan ekonomi kader partai, sehingga bila ekonomi kader sudah berdaya tentunya berjuangnyapun akan lebih maksimal.

Sementara itu Ketua DPC PPP Sumedang "H. Dony Ahmad Munir, ST. MM. menambahkan, pada intinya MUKERCAB adalah waktu untuk memusyawrahkan hal-hal yag berkaitan dengan hasil Musyawarah CAbang (MUSCAB) untuk dijadikan kegiatan-kegiatan sepanjang masa kepengurusan partai. "Kita membahas harapan PPP membuat sejarah baru di Sumedang, bawha PPP siap memenangkan Pilkada 2013 dan Pemilu 2014 nanti. Kalau GOLKAR dan PDIP menang itu sudah biasa, tapi kalau PPP yang menang itu baru luar biasa," urainya.
Sebagai Anggota Komisi B DRPD Prov. Jawa Barat Dony menjelaskan sesuai dengan tema acara mukercab "Menjadikan PPP lebih bermartabat dan Bermanfaat bagi masyarakat', sehingga DPC PPP Sumedang akan lebih disukai masyarakat luas. Menjadi Partai yang berkarakter, punya jati diri, harga diri dan standar moral yang mengedepankan akhlakul karimah. Insya Alloh PPP senantiasa memberikan manfaat kepada masyarakat.
Turut hadir dalam acara tersebut kader nasional, dan Jawa Barat, diantaranya H. Endang Sukandar, KH. Subki Ma'mun dan Wakil ketua DPW PPP Jabar Dadang Hasan serta lainya.

By noordiens89 with No comments

PPP Pertegas Jati Diri sebagai Rumah Besar Umat Islam

by noordiens89@gmail.com

Beberapa hari lalu DPC PPP Kabupaten Sumedang telah melaksanakan Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) I dalam masa bakti 2010-2015, tepatnya digelar pada hari Jum'at sampai sabtu (29-30/7/2011) yang dilaksanakan di Islamic Centre Sumedang. Pembukaan MUKERCAB dihadiri oleh para tokoh ulama PPP se-Kab. Sumedang, pengurus DPW PPP Provinsi Jawa Barat, jajaran pengurus DPC PPP Kab. Sumedang dari mulai PHC, MPC, Majelis Pakar, Bagian-Bagian, PAC, Ranting, Badan Otonom PPP ; GMII, AMK, WPP, GMPI, GPK juga para simpatisan PPP se-Kab. Sumedang. Acara dibuka secar resmi oleh Pengurus DPW PPP Jawa Barat dilanjutkan dengan pengarahan umum.
Ketua DPC PPP Kab. Sumedang menyampaikan bahwa dalam acara MUKERCAB tersebut akan membahas program kerja dan agenda PPP Sumedang beberapa tahun kedepan. "Saya harap dalam mukercab ini bisa tersusun rencana strategis guna menjalankan program-program yang disusun pada saatnya nanti, dan yang lebih penting bisa menjadikan PPP sebagai rumah besar umat Islam dalam rangka menyambungkan aspirasi ummat." Tutur Dony.
"Selain itu dalam MUKERCAB tersebut akan membahas pula tentang persiapan dalam menghadapi PILKADA 2013 dan PILEG  2014 juga akan kembali membahas langkah-langkah mempersiapkan kader-kader PPP yang agamis, dinamis dan memiliki komitmen tinggi untuk kebesaran partai." ungkap Dony.

By noordiens89 with No comments

Monday, December 20, 2010

Jabar Region : Misbach Kritik Pemerintah dan DPRD

SUMEDANG, TRIBUN - Mantan bupati Sumedang Misbach menilai kepedulian Pemkab dan DPRD sangat rendah. Hal itu dikemukakan Misbach karena melihat kondisi Alun-alun Sumedang yang makin semrawut. Lokasi Alun-alun Sumedang ini diapit Kantor Pemkab dan Gedung DPRD.

"Masalah di depan hidung saja sudah tidak peduli. Apalagi masalah-masalah yang jauh di pedesaan seperti di Cibugel dan daerah yang jauh," kata Misbach di sela acara pembukaan Muscab PPP di Graha Insun Medal, Minggu (19/12).

Alun-alun Sumedang direnovasi dan menjadi ruang terbuka hijau ketika Misbach menjadi bupati periode 1998-2003. "Saya kecewa dan sedih ternyata Alun-alun sekarang kotor dan kumuh serta berantakan, padahal ada di depan kantor pemerintahan dan gedung DPRD," katanya.

Ketika Ketua DPRD Yaya Widarya menghampirinya, Misbach dengan gaya khas langsung menyampaikan unek-uneknya. "Ini juga DPRD salah, membiarkan pemerintah tidak peduli terhadap kondisi Alun-alun," ujarnya.

Mendengar hal itu Yaya hanya tersenyum kecut ...

By noordiens89 with No comments

Friday, December 10, 2010

GOLKAR WALK OUT "TAPI KOK IKUT EVALUASI"

RAPAT Paripurna DPRD Sumedang, Jawa Barat, tentang penetapan RAPBD 2010 ditandai dengan pernyataan ‘tidak menerima’ penetapan RAPBD dan aksi walk out sembilan anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar. Bukan hanya itu, Bupati H Don Murdono saat menyampaikan sambutannya, tak lebih dari lima menit di atas podium.
Dalam Rapat Paripurna yang tak dihadiri Wakil Bupati Taufiq Gunawansyah ini, sejak awal persidangan dihadiri 9 dari 10 anggota Fraksi Partai Golkar. Bahkan, Wakil Ketua DPRD Edi Askhari sempat duduk berdampingan dengan Ketua DPRD Yaya Widarya.
Namun demikian, usai pembacaan pendapat akhir Fraksi PG yang disampaikan H Deden Yayan Rusyanto (Ketua), kesembilan anggota dewan yang ada - kecuali Romli Firdaus karena sedang dalam proses hukum - segera meninggalkan ruangan persidangan.
Meski terjadi aksi walk out, dan bahkan persidangan sempat diskor selama 15 menit menjelang penetapan RAPBD akibat adanya permintaan tambahan anggaran untuk bantuan sosial bidang pembinaan keagamaan dari Fraksi PPP, akhirnya sekitar pukul 14.30 RAPBD 2010 ditetapkan menjadi Perda APBD 2010.
Seperti diketahui, bantuan sosial untuk KONIDA sebesar Rp 4,8 milyar, dinilai Nurdin Zen (Anggota Fraksi PPP) tak seimbang dengan bantuan untuk pembinaan bidang keagamaan. Karenanya, dari hasil rapat pimpinan tersebut, disepakati bersama bantuan KONIDA diturunkan menjadi Rp 4,4 milyar, sehingga Rp 400 juta ditambahkan untuk bidang keagamaan.
Uniknya, Bupati H Don Murdono dalam penyampaian sambutannya di hadapan Rapat Paripurna yang juga dihadiri Kapolres Sumedang AKBP H Nurullah tersebut, tampak lesu dan hanya berpidato sekitar lima menit.
Dalam pelaksanaan Rapat Paripurna DPRD tersebut, memang tampak tak seperti biasanya. Pasalnya, puluhan pengurus DPD Partai Golkar yang dimotori Yogie Yaman Sentosa (Sekretaris), hadir selama jalannya persidangan.
Menurut Yogie, menyikapi momen penetapan RAPBD 2010 segenap pengurus DPD Partai Golkar menilai bahwa beberapa bagian dari struktur APBD tak menunjukkan keberpihakan kepada kepentingan rakyat. Karenanya, seluruh pengurus DPD PG (tak terkecuali Anggota Fraksi PG) menolak ditetapkannya RAPBD 2010 tersebut.
Disebutkan, terdapat beberapa alasan penolakan RAPBD 2010 tadi yakni masih tingginya alokasi anggaran pada Pos Bantuan Sosial, yang dinilai penggunaan bantuan social ini sebagai pengalokasian yang mubazir. “Karena tak memberikan dampak yang nyata dan terukur terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat,” kata Yogie.
Selain itu, pihaknya mendesak kepada Pemkab Sumedang untuk mengumumkan secara terbuka pihak-pihak yang menerima Pos Bantuan Sosial dan Dana Hibah. “Hal ini merupakan hanl yang harus ditempuh demi tegaknya transparansi dalam tata kelola pemerintahan sebagai salah satu pilar tegaknya demokrasi,” tandasnya.
Demikian pula alokasi anggaran untuk Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) PNS. Golkar menilai, pemerintah sudah seharusnya meningkatkan anggaran untuk TPP tersebut. Pasalnya, kata Yogie, jika dibandingkan dengan beberapa daerah lain, TPP PNS di Sumedang masih tertinggal.***

By noordiens89 with No comments

Koalisi Permanen PDIP-Partai Golkar: Omong Kosong!

Ketua BAPPILU Partai Golkar di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, tampak emosional menyampaikan kekesalan terhadap kepemimpinan Bupati Sumedang H Don Murdono, yang dinilai telah mengesampingkan Wakil Bupati Taufiq Gunawansyah. Hal itu dilontarkan Ismet Suparmat, Ketua BAPPILU Partai Golkar Sumedang dalam pembukaan Rapat Koordinasi BAPPILU Partai Golkar Kabupaten Sumedang, yang dihadiri H Uu Rukmana, Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Jawa Barat, Minggu, 1 Pebruari 2009. Inti permasalahannya, tak lain berakar dari penyusunan pejabat dalam susunan organisasi perangkat daerah (SOPD) sesuai Perda nomor 8/2008, yang dirasakan bahwa Bupati Don Murdono berjalan sendirian tanpa melakukan komunikasi dengan Taufiq Gunawansyah, Wakil Bupati Sumedang, yang tak lain adalah Ketua DPD Partai Golkar Sumedang. Karenanya, Ismet Suparmat yang juga Ketua DPRD Kabupaten Sumedang ini, menilai bahwa koalisi Sumedang Bersatu yang dibangun semasa Pemilihan Bupati/Wakil Bupati 2008, ternyata telah diingkari, maka ia mengajak seluruh kader Golkar untuk berjuang membela kebesaran partai, pemenang Pemilu 2004.

sumber: http://3arabchannel.com/shows/view/Z0HWbrd2wgE/Koalisi_Permanen_PDIP-Partai_Golkar_Omong_Kosong!.html
tangal/waktu akses: 25 Februari 2010/1.19

By noordiens89 with No comments