KADER PPP SUMEDANG

Seakan menjadi PR (Pekerjaan Rumah) yang cukup sulit dituntaskan oleh PPP, yaitu tentang perekrutan kader muda. Namun beberapa terobosan membiaskan kesukaran PR tersebut. Kini kader muda sudah mulai menghiasi perjuangan PPP.. PPP.. Bangkit...[...]

Dony Ahmad Munir kembali Pimpin PPP Sumedang

Semua merasa senang dan bangga berjuang di PPP, seluruh peserta Muscab VI meminta H. Dony Ahmad Munir, ST. MM. kembali memimpin DPC PPP Kabupaten Sumedang masa bakti 2010 - 2015. Alhamdulillah, H. Dony A M, ST. MM. kembali memimpin DPC PPP Kab. Sumedang

PHC DPC PPP Kab. Sumedang

Regenerasi kepengurusan, merupakan sesuatu yang lazim dan merupakan tuntuntan AD/ART dalam suatu organisasi, hal ini tentu berlaku di PPP. Dapat dikatakan sebagai langkah penyegaran agar tugas dan amanat organisasi dapat terlaksana.

If you are going [...]

UNTUK PPP MASA DEPAN

Semangat api perjuangan selalu berkobar, keringat tanpa tak kenal lelah ikhlas bercucuran. Semoga ridho Alloh SWT selalu melindungi dan meridhoi perjuangan kita.. Amiin.. PPP Bangkit.. PPP Bangkit.. PPP Allohu Akbar...

Sosok Teladan

Seringkali kita jatuh hati kepada seseorang bila dalam dirinya sungguh telah ada hal-hal yang patut diteladani. Drs. H. A. Chozin Chumaidy merupakan sosok yang patut diteladani, selalu menjalankan politik bersih, aman konsisten dengan nilai-nilai keislaman. Semoga lebih banyak sosok seperti beliau di PPP..

Sunday, February 12, 2012

Kontak Kami

DPC PPP Kabupaten Sumedang
Jalan Raden Sadikin No. 05 Sumedang

CP : 085 220 140 206 | 081 912 721 306 | Telp : 0261 208442
Email : pppsumedang@gmail.com | noordiens89@gmail.com
Facebook Fan Page : http://www.facebook.com/pppsumedang (DPC Petiga Sumedang)

Administrator Blog : Muhamad Nurdin A M

NB : Segala konten dalam blog ini adalah hasil inisiatif dari Admin, harap izin jika anda ingin menyalin konten-kenten dalam blog ini. Terima Kasih.

By noordiens89 with No comments

Monday, August 22, 2011

Dialog Kemerdekaan, Santunan Anak Yatim dan Buka Bersama di DPC PPP Kab. Sumedang





By noordiens89 with No comments

Tuesday, August 2, 2011

PPP: Usulan Golkar Menambah Dapil Tak Relevan

Partai Persatuan Pembangunan menilai usul Golkar menambah daerah pemilihan (Dapil) dengan memecah dapil pada pemilu 2014 sangat tidak relevan. Usulan ini tak lain didasari kepentingan Golkar untuk menambah perolehan suara.

"Ada 3 hal yang pasti akan menjadi sumber perbedaan pembahasan RUU. Yang pertama adalah jumlah dapil, 77 atau ditambah, sebagaimana usulan Partai Golkar menjadi 100, jumlah kursi per dapil 3-10 di pusat dan 3-12 di daerah dimana-mana partai besar menghendaki dikurangi lagi, dan sisa suara habis di dapil, ditarik ke provinsi, atau ditarik ke pusat," ujar Sekjen PPP, M Romahurmuzy dalam siaran pers, Kamis (28/7/2011).

Golkar salah satu yang mengusulkan penambahan dapil. Usul ini dipandang Golkar tengah mencari celah untuk mengambil keuntungan dari banyaknya dapil, menambah anggotanya di DPR sekaligus perolehan suara di pemilu legislatif.

"Kali ini Partai Golkar usulkan jumlah dapil menjadi 100 dengan alasan mendekatkan anggota kepada konstituen. Usulan tersebut tidak relevan karena bukan konstituen yang mendekat kepada DPR, namun anggota DPR yang turun ke konstituen," tuturnya.

PPP akan menolak usul ini dalam Panja UU Pemilu. PPP tak ingin penambahan dapil gol dalam UU Pemilu.

"Memecah dapil, utamanya akan dijalankan untuk dapil-dapil di Jawa, sehingga alasan kedekatan jarak tidak relevan. Sehingga usulan ini sarat dengan kepentingan. Contoh kabupaten dan kota bogor 10 kursi. Kalau mau dipecah, kota sendiri, kabupaten sendiri, padahal kota dikitari oleh kabupaten. Dengan demikian alasan soal jarak menjadi terlalu imajinatif," tandasnya.

By noordiens89 with No comments

PPP Sultra Bidik Dua Kursi DPR RI

Ketua Umum DPP PPP Surya Dharma Ali mendorong Dewan Pengurus Wilayah PPP Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) untuk bekerja keras merebut simpati rakyat sehingga pada pemilu 2014 bisa memperoleh dua kursi di DPR RI.

"Target dua kursi ini, bukan hal yang mustahil untuk dicapai, karena wakil PPP dari Sultra pada pemilu sebelumnya pernah menempatkan satu kursi di DPR RI," kata Surya Dharma Ali pada pengukuhan pengurus DPW PPP Sultra periode 2011-2016 di Kendari, Rabu (27/7).

Menurut Menteri Agama RI ini, DPW PPP Sultra tidak terlalu sulit untuk mencapai target dua kursi di DPR RI karena penduduk di daerah ini mayoritas beragama Islam. "Asal mau bekerja keras dan bersungguh-sungguh mendekati hati rakyat dengan kinerja nyata di tengah masyarakat, PPP Sultra bisa mewujudkan target itu," katanya.

Selain dua kursi DPR RI, Surya juga mendorong pengurus dan kader PPP Sultra untuk merebut jabatan gubernur Sultra pada pemilihan kepala daerah (pemilukada) tahun 2012. "Target ini sangat beralasan karena kader PPP, Yusran Silondae pernah menjabat wakil gubernur Sultra, maka pada pemilukada nanti jabatan gubernur harus direbut, sebab dengan memegang kekuasaan, partai ini bisa memberi warna bagi peningkatan kesejahteraan," katanya.

Untuk mewujudkan itu, Ketua Umum PPP ini juga memberikan fasilitas berupa mobil operasional pengurus partai itu di tingkat povinsi dan 12 kabupaten/kota se-Sultra masing-masing satu unit, serta bantuan satu unit mobil ambulance.

"Kalau target dua kursi di DPR dan jabatan gubernur Sultra tidak bisa diwujudkan, maka mobil operasional ini saya akan tarik kembali," kata Surya dengan nada berkelakar.

Ia berharap bantuan mobil operasional itu dapat dimanfaatkan dengan baik untuk kepentingan tugas partai, terutama untuk mendekatkan diri kepada masyarakat yang hidup di desa dan pulau terpencil atau di kolong jembatan. "Hanya dengan cara pendekatan seperti ini, PPP dapat merebut kembali simpati rakyat sehingga bisa memenangkan Pemilu 2014," katanya. (Ant/OL-04)

By noordiens89 with No comments

Sunday, July 31, 2011

Hasyim Muzadi: Umat Islam Berdosa Jika PPP Mati

Semarang - Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdhatul Ulama KH Hasyim Muzadi meminta agar Partai Persatuan Pembangunan tetap eksis dan jangan sampai dijual kepada orang lain selain kepada kader partai itu sendiri. 

“Dosa besar kalau sampai PPP mati. Apalagi PPP didirikan tahun 1973 oleh seluruh umat Islam Indonesia. Berdirinya PPP sekaligus menandai tidak adanya lagi partai-partai Islam yang ingin mendirikan negara Islam,” kata KH Hasyim Muzadi dalam acara tausiyah yang digelar menyertai acara Taaruf dan Muskerwil PPP Jawa Tengah di Hotel Semesta, Minggu (12/6/2011) malam.

Padahal sebelum berdirinya PPP, lanjut Hasyim, banyak partai Islam yang bergolak ingin mendirikan negara Islam sendiri-sendiri. Tetapi sejak PPP ada, keinginan itu larut dalam pemahaman Islam sebagai agama yang rohmatan lilalamin sekaligus memperjuangkan nilai-nilai Islam dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sejarah pun mencatat betapa dahsyat dan besarnya PPP pada masa pemilihan umum 1977. Hampir seluruh umat Islam di Indonesia merasa memiliki dan berkewajiban membesarkan satu-satunya partai yang berasaskan Islam.

Para kader termasuk para petinggi-petingginya, tidak takut berbagai ancaman yang dilontarkan. Mereka juga tidak takut terhadap himpitan-himpitan ekonomi maupun segala bentuk intimidasi. Bahkan, mereka juga tidak takut moncong senjata yang diarahkan ke muka.

“Sayangnya prosentase saat itu menjadikan Golkar menang lantaran didukung kekuasaan. Tidak tanggung-tanggung mereka jugalah yang menghitung hasil perolehan suara dalam pemilu. Jadi ya serba terserah mereka,” ungkapnya.

Melihat kekuatan PPP yangn demikian besar dan kuat, mereka lantas menelusupkan orangnya ke dalam PPP yakni HJ. Naro. Mulai saat itulah perolehan suara PPP dalam pemilu terus menurun. Belum puas dengan strategi penyusupan, munculah kebijakan yang menggiring NU dan Muhammadiyah agar kembali mke khittah masing-masing.

“Mungkinkah PPP mampu bangkit ? Inilah pertanyaan yang mampu dijawab oleh masing-masing kader. Akankah menjadikan PPP hanya sebagai bagian dari sejarah ataukan menempatkan PPP justru sebagai partai masa depan. Kader tertantang untuk membesarkan partai atau hanya sekadar membesarkan pengurusnya. Kalau memang demikian, jelaslah bahwa pengurus justru menjadi benalu partai,” katanya.

Hasyim menambahkan PPP perlu penyegaran. Rekruitmen dan suksesi kepemimpinan membutuhkan tahapan-tahapan yangn benar-benar kualifait agar ke depannya partai bisa ikut memecahkan segala persolan baik tentang syar’iyah maupun ubudiyah seperti terbentuknya Majelis Syar’iyah dan sebagainya.

“PPP adalah sebuah partai dan satu-satunya partai Islam di Indonesia. PPP bukan Majlis Taklim yang hanya berbicara soal-soal yang normatif dan berbau dalil-dalil semata. Sebaliknya, PPP adalah partai masa depan yang sanggup mengejawantahkan dirinya dalam perspektif pembangunan bangsa dan negara sehingga seluruh rakyatnya benar-benar mampu bersedekah,” tandas Hasyim.

Dalam membangun komunikasi politik, kader juga dituntut untuk tetap melakukan silaturrohmi. Bukan silaturrohmi yang hanya karena ada maunya atau karena ada persoalan. Melainkan, silaturrohmi yang dibangun atas dasar rasa kebersamaan serta rasa persatuan dan kesatuan,” tegasnya.

Ia berharap agar PPP mampu sebagai partai kader yang mampu menjawab segala bentuk tantangan jaman dengan memilih pimpinan yang benar-benar militan, bukan berbekal Manohara yakni kader yang piawai menciptakan manufer dan huru hara.

Karena kalau sampai terjerumus ke dalamnya, yang terjadi adalah politik transaksional. Negara seolah menjadi kapling-kapling siap bangun yang hanya memproduksi ekonomi sesaat. Pelaksanaan hukum akhirnya hanya terasa kekuasaan dan uang, bukan keadilan.

Namun ketika ditanya mengenai kesiapan dirinya kalau ditunjuk sebagai Ketum dalam Muktamar mendatang, KH Hasyim Muzadi menjawab, saat ini bukanlah waktunya karena baginya bukan lagi eranya kemasyhuran melainkan keluhuran. (Berita21.com, 13 Juni 2011)

By noordiens89 with No comments

Siap Menangkan Pilkada 2013 dan Pileg 2014

Musywarah Kerja Cabang (MUKERCAB) I DPC PPP Kab. Sumedang
by noordiens89@gmail.com

Dua agenda besar perpolitikan di Sumedang menjadi perhatian besar terkhusus bagi DPC PPP Kab. Sumedang, yaitu Pilkada 2013 dan Pemilu Legislatif 2014. Hal tersebut menjadi topik utama dalam pembahasan yang dilaksanakan dalam Musyawrah Kerja Cabang (MUKERCAB) I DPC PPP Kab. Sumedang yang dilaksanakan pada hari Jum'at samapai dengan Sabtu (29-30/7/2011) lalu serta ditambah dengan Materi Pemberdayaan Ekonomi kader partai. 
"Saat ini ada sua kader terbaik PPP Sumedang, yaitu H. Endang Sukandar dan H. Dony Ahmad Munir (Esa-Doamu), ya beliau berdua merupakan kader terbaik sumedang saat ini." ungkap Ilmawan Muhamad, S.Ag yang menjabat sebagai Ketua Pelaksana MUKERCAB tersebut.

Terkait dengan pemenangan pilkada 2013, dia menilai, carut marutnya pembangunan di Sumedang dalam berbagai sektor, hal ini tidak terlepas dari peran kepala daerah sebagai pemegang kekuasaan eksekutif, sebagai pengendaliutama kekuasaan di daerah.
"Oleh karenanya, untuk memperbaiki kondisi di Sumedang tidak ada pilihan lain selain memnangkan Pilkada. Sebagai gerbang menuju pengendalian kekuasaan dan kewenangan kearah kesejahteraan masyarakat Sumedang, " Pungkas Ilmawan.

Sementara itu Pemilu 2014 merupakan momentum yang sangat krusial terhadap keberlangsungan PPP di masa yangakan datang. Karena dengan diberlakukannya Electoral Treshold (ET) 2,5 % hingga 5% yang saat ini masih dibahas di DPR RI, merupakan tantangan yang cukup besar bagi PPP, mengingat pileg ke pileg perolehan suara PP mengalami penurunan secara nasional yang cukup drastis.

Oleh karena itu PPP Sumedang harus sungguh-sungguh mengerahkan segala daya dan upaya agar perolehan suara PPP di Pileg 2014 nanti meningkat, bahkan mencapai 20% sesuai dengan tea besar yang dicanangkan PPP Sumedang yaitu PPP Bermartabat dan Bermanfaat bagi Masyarakat menuju Pemenangan PILKADA 2013 dan Menang Sukses 20%Pemilu 2014.
Tidak bisa dipungkiri bahwa keuangan memegang peranan penting dalam keberlangsungan kegiatan apapun, termasuk kegiatan parpol walaupun bukan satu-satunya faktor penentu keberhasilan. "Dirasakan selama ini PPP memang memerlukan dana yang sangat besar, terlebih bila menghadapi pilkada maupun pileg," tuturnya.
Oleh karena itu MUKERCAB kali ini dijadian sebagai momentum untuk membahas pemberdayaan ekonomi kader partai, sehingga bila ekonomi kader sudah berdaya tentunya berjuangnyapun akan lebih maksimal.

Sementara itu Ketua DPC PPP Sumedang "H. Dony Ahmad Munir, ST. MM. menambahkan, pada intinya MUKERCAB adalah waktu untuk memusyawrahkan hal-hal yag berkaitan dengan hasil Musyawarah CAbang (MUSCAB) untuk dijadikan kegiatan-kegiatan sepanjang masa kepengurusan partai. "Kita membahas harapan PPP membuat sejarah baru di Sumedang, bawha PPP siap memenangkan Pilkada 2013 dan Pemilu 2014 nanti. Kalau GOLKAR dan PDIP menang itu sudah biasa, tapi kalau PPP yang menang itu baru luar biasa," urainya.
Sebagai Anggota Komisi B DRPD Prov. Jawa Barat Dony menjelaskan sesuai dengan tema acara mukercab "Menjadikan PPP lebih bermartabat dan Bermanfaat bagi masyarakat', sehingga DPC PPP Sumedang akan lebih disukai masyarakat luas. Menjadi Partai yang berkarakter, punya jati diri, harga diri dan standar moral yang mengedepankan akhlakul karimah. Insya Alloh PPP senantiasa memberikan manfaat kepada masyarakat.
Turut hadir dalam acara tersebut kader nasional, dan Jawa Barat, diantaranya H. Endang Sukandar, KH. Subki Ma'mun dan Wakil ketua DPW PPP Jabar Dadang Hasan serta lainya.

By noordiens89 with No comments

PPP Pertegas Jati Diri sebagai Rumah Besar Umat Islam

by noordiens89@gmail.com

Beberapa hari lalu DPC PPP Kabupaten Sumedang telah melaksanakan Musyawarah Kerja Cabang (Mukercab) I dalam masa bakti 2010-2015, tepatnya digelar pada hari Jum'at sampai sabtu (29-30/7/2011) yang dilaksanakan di Islamic Centre Sumedang. Pembukaan MUKERCAB dihadiri oleh para tokoh ulama PPP se-Kab. Sumedang, pengurus DPW PPP Provinsi Jawa Barat, jajaran pengurus DPC PPP Kab. Sumedang dari mulai PHC, MPC, Majelis Pakar, Bagian-Bagian, PAC, Ranting, Badan Otonom PPP ; GMII, AMK, WPP, GMPI, GPK juga para simpatisan PPP se-Kab. Sumedang. Acara dibuka secar resmi oleh Pengurus DPW PPP Jawa Barat dilanjutkan dengan pengarahan umum.
Ketua DPC PPP Kab. Sumedang menyampaikan bahwa dalam acara MUKERCAB tersebut akan membahas program kerja dan agenda PPP Sumedang beberapa tahun kedepan. "Saya harap dalam mukercab ini bisa tersusun rencana strategis guna menjalankan program-program yang disusun pada saatnya nanti, dan yang lebih penting bisa menjadikan PPP sebagai rumah besar umat Islam dalam rangka menyambungkan aspirasi ummat." Tutur Dony.
"Selain itu dalam MUKERCAB tersebut akan membahas pula tentang persiapan dalam menghadapi PILKADA 2013 dan PILEG  2014 juga akan kembali membahas langkah-langkah mempersiapkan kader-kader PPP yang agamis, dinamis dan memiliki komitmen tinggi untuk kebesaran partai." ungkap Dony.

By noordiens89 with No comments

Friday, July 22, 2011

Sample Kartu Peserta MUKERCAB PPP Sumedang

ada saran / kritik ????

By noordiens89 with No comments

Monday, July 11, 2011

GMII: Kaderisasi di PPP Mandek

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Kemal Setia Permana
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Muktamar Partai Persatuan Pembangunan di Bandung diwarnai beberapa kali aksi, diantaranya dilakukan oleh Gerakan Mahasiswa Islam Indonesia (GMII) di depan lobi pintu masuk hotel, Senin (4/7/2011).
Dalam aksi demo ini, GMII meminta agar partai berlambang Kabah, segera membenahi kepengurusan organisasi termasuk membenahi Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga yang mereka nilai tidak mampu merangkul kader partai.
Koordinator aksi, Tatang Suhara mengungkapkan, perjalanan PPP selam 5 tahun terakhir tidak mampu menunjukkan kemajuan berarti bahkan cenderung menueur drastis.
Tatang mencontohkan kaderisasi di PPP mandek serta sistem prosedural partai tidak dijalankan seutuhnya. "Hal ini diperparah dengan tidak diberdayakannya sayap partai dalam even kepartaian apalagi dalam rekruitmen kader muda," kata Tatang. Oleh karena itulah, GMII meminta PPP segera berbenah melalui Muktamar VII yang digelar di Kota Bandung saat ini.

By noordiens89 with No comments

Suryadharma Ali Minta Amir Uskara Jadi Sekjen PPP

Laporan Wartawan Tribun Timur, Ridwan Putra
TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Selatan (Sulsel) Amir Uskara, masih pikir-pikir untuk berkiprah di kepengurusan DPP PPP pascamuktamar di Bandung, Jawa Barat (Jabar).
Muktamar berakhir dengan terpilihnya Menteri Agama RI Suryadharma Ali sebagai ketua umum periode kedua. Amir menjadi salah satu formatur menyusun kepengurusan setelah meraih suara terbanyak kedua dalam pemilihan formatur.
"Sementara saya pikirkan bagaimana. Ini sementara saya pertimbangkan, harus dipikir masak-masak," kata Amir melalui telepon selularnya (ponsel), Kamis (7/7/2011).
Amir berpeluang menempati salah satu posisi strategis di DPP. Bahkan, tawaran tersebut disebutkan datang langsung dari Suryadharma dan elite DPW di timur Indonesia.
Tidak tanggung-tanggung tawaran bagi Amir menempati posisi Sekretaris Jenderal (sekjen) sebagai resprentasi wilayah Indonesia timur. Amir yang ditanya mengenai hal itu tidak menampiknya.
"Tawaran memang sudah ada. Komunikasi dengan ketua umum juga berjalan baik. Memang tawaran seperti itu jadi 02, tapi saya harus bicarakan dengan teman-teman. Saya dikasih waktu dua minggu menentukan sikap," jelas anggota DPRD Sulsel itu.

By noordiens89 with No comments

Suryadharma Siapkan Pengurus PPP Baru

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali yang terpilih sebagai ketua umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang baru hasil Muktamar VII PPP di Bandung pekan lalu kini tengah menyiapkan susunan pengurus PPP yang baru.

"Masih disusun. Sesuai AD/ART partai kan diatur," kata Suryadharma di kantor Presiden Jakarta, Kamis (7/7/2011), sore.

Dia memastikan jabatan wakil ketua umum PPP akan diisi beberapa orang. Namun siapa saja mereka, Suryadharma tidak menyebutkan.

"Kalau Sekjen PPP hanya satu orang. Sabar nanti kita umumkan," kata dia.

Suryadharma terpilih kembali menjadi ketua umum PPP setelah mengalahkan rivalnya Ahmad Muqowam dan Ahmad Yani dalam Muktamar VII PPP di Bandung, Jawa Barat, pekan lalu. Ini kedua kalinya Suryadharma terpilih jadi ketua umum PPP setelah sebelumnya menduduki jabatan yang sama

By noordiens89 with No comments

Menang Telak! Perolehan Suara Resmi Suryadharma Ali

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Secara resmi Suryadharma Ali(SDA) kembali menempati posisi Ketua Umum PPP untuk kedua kalinya. SDA meraih posisi pertama dengan raihan suara 859 suara.
Disusul lawannya Ahmad Muqowam di posisi kedua dengan perolehan suara 281. Sementara di posisi terakhir adalah Ahmad Yani dengan catatan 39 suara dan suara batal 5.
Kemenangan Suryadharma Ali ini disambut para pendukungnya dengan shalawat nabi. Mantan menteri agama ini menguasai lebih dari separuh pemilih yang totalnya 1.184.

By noordiens89 with No comments

PPP Pilih 8 Formatur Susun Pengurus Harian DPP

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Willy Widianto
TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Pelaksanaan Muktamar VII Partai Persatuan Pembangunan (PPP) setelah terpilihnya kembali Suryadharma Ali belum usai. Para panitia dan pesera hari ini masih melakukan penghitungan suara untuk memilih delapan anggota formatur yang nantinya akan menentukan siapa saja pengurus harian di DPP PPP.
Tim formatur nantinya akan membantu ketua umum menyusun Badan Pengurus Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP), Majelis Pakar, Majelis Permusyawaratan Partai, Majelis Syari’ah dan Mahkamah Partai.
Calon anggota tim formatur sendiri diusulkan oleh pemegang suara dengan syarat calon tersebut adalah pengurus wilayah dan pengurus pusat. Sedangkan bursa calon anggota tim formatur saat ini berjumlah 17 orang.
Berdasarkan pemantauan Tribunnews.com saat ini masih dilakukan penghitungan suara. Empat nama calon tim formatur bersaing ketat. Mereka antara lain, Musyafa Noer, Amir Uskara, Rahmat Yasin dan Emron Pangkapi.
Berikut nama-nama calon tim formatur: Dimyati Natakusuma, Musyafa Noer, Syarief Hadler, Epyardi, Amir Uskara, Yahidin Umar, Fadhli Nureal, Emron Pangkapi, Jafar Alkatiri, Rahmat Yasin, Ahmadi Usman, Ahmad Farial, Faisal Amin, Romahurmuziy, Rudy Arifin, Lukman Hakim, dan Yulkaidir.
Sementara itu suasana di Hotel Gran Panghegar, Bandung, Jawa Barat yang dijadikan lokasi Muktamar mulai berangsur-angsur sepi. Para peserta juga terlihat mulai meninggalkan arena Muktamar.

By noordiens89 with No comments

Panitia 'Ngotot' Tak Ada 'Tentara' di Muktamar PPP

TEMPO Interaktif, Jakarta - Panitia pelaksana Muktamar VII Partai Persatuan Pembangunan (PPP) membantah ada "tentara" dalam pengamanan arena Muktamar. “Petugas yang ditempatkan itu satgas partai,” kata Sekretaris Panitia Muktamar, Romahurmuziy, Senin 4 Juli 2011.

Dugaan pengamanan muktamar oleh tentara diungkapkan Zainuddin Isman, anggota Majelis Permusyawaratan Partai PPP sekaligus anggota tim peninjau muktamar. Ia mengatakan, sidang paripurna pandangan umum terhadap pertanggungjawaban Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP sempat diwarnai kericuhan.

“Ada tentara yang begitu banyak di dalam. Ini bagaimana? Ini kan parpol,” kata Zainuddin di Hotel Panghegar, Bandung, Jawa Barat, Senin 4 Juli 2011. “Ada lebih dari 50 tentara.”

Romahurmuziy pun langsung menepis dugaan Zainuddin. Ia mengatakan, selain berasal dari Satuan Tugas PPP, pengamanan juga dilakukan oleh petugas kemanan swasta. “Bukan tentara, itu petugas keamanan swasta,” ujarnya.

Romy--sapaan akrab Romahurmuziy-- mengatakan, kericuhan sidang disebabkan oleh adanya sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang meminta hak suara dalam sidang pandangan umum. “Ini menimbulkan tanggapan yang bersahutan karena cabang-cabang yang minta tidak diberikan hak suara pada cabang itu lebih banyak. Cuma cabang yang minta hak berbicara itu bersikap keras,” kata dia.

Lagi pula, Romy menambahkan, tim peninjau muktamar berasal dari berbagai daerah yang bisa saja tidak mengenali petugas keamanan dari Satuan Tugas PPP, dan mengiranya sebagai tentara. “Yang membuat tidak kondusif adalah cabang-cabang yang antara satu sama lain berkeras mempertahankan pendapatnya,” ujarnya.

Menurut Romy, untuk mencegah terjadinya kericuhan serupa, pemimpin sidang paripurna seharusnya bisa mengakomodasi keinginan seluruh peserta sidang, terutama kepada para pengurus cabang yang ngotot memiliki hak suara memberikan pandangan umum terhadap pertanggungjawaban DPP.

Romy mengatakan, pada dasarnya semua peserta muktamar memiliki hak suara. Namun, dalam praktek 6 kali muktamar yang sebelumnya telah dilakukan PPP, pandangan umum selalu disampaikan oleh pengurus wilayah (DPW). “Itu clear. Tapi, ada kandidat-kandidat yang mengkondisikan sidang tidak sesuai dengan praktek yang selama ini berlaku di PPP, baik di musyawarah tingkat cabang sampai muktamar,” kata dia.

Ia mengatakan, ricuh yang terjadi pun sebenarnya tidak dilakukan oleh pengurus DPC dalam jumlah besar. Hanya ada 2 pengurus cabang yang lantang bersuara di dalam ruang sidang, yakni yang berasal dari Nusa Tenggara Timur dan Kepulauan Riau. “Hanya itu,” ujarnya.

Soal pelaksanaan sidang yang tertutup, Romy tidak sepenuhnya membantah. Sidang memang dilakukan dengan sistem on-off, sesekali terbuka, dan sewaktu-waktu bisa tertutup. Keputusan ada di tangan pemimpin sidang untuk menentukan terbuka atau tertutupnya pelaksanaan sidang.

sumber : http://www.tempointeraktif.com/hg/politik/2011/07/04/brk,20110704-344663,id.html

By noordiens89 with No comments

Monday, June 27, 2011

Download Mars dan Hymne PPP dan WPP + Karaoke Version

Berikut Preview dari Mars, Hymne PPP dan WPP (Klik untuk Download) :

3. Mars WPP | Karaoke Version
4. Hymne WPP | Karaoke Version

Hubungi Muhamad Nurdin A M 
(085 220 140 206 | noordiens89@gmail.com) untuk mendapatkan CD Full Version.

By noordiens89 with No comments

Friday, June 3, 2011

Susunan Pengurus

SUSUNAN PERSONALIA
KEPENGURUSAN DPC PPP KAB. SUMEDANG
MASA BAKTI 2010 – 2015

A.    PENGURUS HARIAN CABANG (PHC)
Ketua                                 : H. Dony Ahmad Munir, ST.MM.
Wakil Ketua I                      : Ilmawan Muhamad, S.Ag.
Wakil Ketua II                      : K.H. Abdul Hafidz
Wakil Ketua III                     : Asep Ely Gunawan, S.Pd.I.
Wakil Ketua IV                    : Drs. Agus Hermawan, M.Ag.
Wakil Ketua V                     : H. Agus Jaenuri Ikhsan, S.T.
Wakil Ketua VI                    : Nurdin Zaen, S.E.
Wakil Ketua VII                   : Hj. Dra. Odah
Wakil Ketua VIII                   : Muslim Nurdin

Sekretaris                           : Hendrik Kurniawan, S.Pd.I.
Wakil Sekretaris I                : Ayi Subhan Hafas
Wakil Sekretaris II                : Drs. Cahya Mubarok
Wakil Sekretaris III               : Cecep Lukman Hakim
Wakil Sekretaris IV              : Rizal Sholihin
Wakil Sekretaris V               : Tata Sutisna
Wakil Sekretaris VI              : Nuroni Octora, S.Kom.
Wakil Sekretaris VII             : Popon Miarsih
Wakil Sekretaris VIII             : Aam Abdulloh, S.P.

Bendahara                          : Nina Marlina, S.Pd.
Wakil Bendahara I               : Entoy Suratdi Abdullah
Wakil Bendahara II              : Hayati

B.    MAJELIS PERTIMBANGAN CABANG (MPC)
Ketua                                 : H. Endang Sukandar, Drs., M.Si.
Wakil Ketua                        : KH. Yahya Faturahman
                                           KH. Ahmad Cholid
                                           KH. Enda Nawawi
                                           KY. Yahya Taufik
Sekretaris                           : KH. Ahmad Shobir
Anggota                             : KH. M A Zaenal Abidin
                                           KH. Badar Muhyidin
                                           K. Uma Tajudin
                                           KH. Hasan Bisri
                                           KH. Labibudin
                                           K. Hasan Bisri
                                           KH. Ajid
                                           K. Pepe Mustofa
                                           KH. Burhanudin
                                           KH. E Muhyidin
                                           KH. Tubagus M Gaos
                                           KH. Anshorudin Malik
                                           KH. R A Sanusi
                                           KH. Mamad
                                           KH. Azizi

C.    MAJELIS PAKAR
Ketua                                 : Hj. Euis Kasmudi Akbar, SH. MM.
Wakil Ketua                        : Mas Insan Ismail
                                           Dra. Nenden Yeti
                                           Ahmad Jubaedi
                                           Joko Kustejo, S.Ag.
                                          
Sekretaris                           : Ateng Afandi
Wakil Sekretaris                  : R. Gana Wargana
                                           KH. Badar Muhyidin
                                           Yana S
                                           Uwat
                                           Drs. Suherlan Marzuki

By noordiens89 with No comments

Monday, December 20, 2010

H. Dony Ahmad Munir, ST. MM kembali Pimpin PPP Sumedang

Oleh : Muhamad Nurdin A M (Ketum GMII Sumedang)
Sumedang, 19 Desember 2010.

Diawali dengan pembukaan yang dilangsungkan di Graha Insun Medal (GIM) Sumedang pelaksanaan Musyawarah Cabang ke VI Partai Persatuan Pembangunan Kabupaten Sumedang terasa begitu meriah, lantunan sholawat dari grup tsamrah Mandala, juga nyanyian Hymne dan Mars PPP yang dibawakan oleh Gerakan Mahasiswa Islam Indonesia (GMII) Sumedang dari Koperti GMII STMIK Sumedang kemeriahan dan kebahagiaan begitu semakin terasa.
Lebih dari 700 orang hadir dalam acara pembukaan Muscab VI PPP Kabupaten Sumedang, terdiri dari Pengurus Cabang, Pengurus Anak Cabang, Ranting, kader PPP dan simpatisan PPP. Para Ulama dan Tokoh Masyarakat yang turut menghadiri acara Muscab ke VI tersebut juga hadir pula dari kalangan legislatif, Ormas, OKP dan organisasi lain yang menjadi tamu undangan.

Semangat!!! sorakkan Allohu Akbar menunjukan PPP berbeda, PPP satu-satunya Partai Berazas Islam dan selalu menyerukan Amar Ma'ruf Nahyi anil munkar. Hidup PPP Hidup PPP.

PPP DIDADAKU PPP KEBANGGANKU KUYAKIN PILEG NANTI PASTI MENANG, KOBARKAN SEMANGATMU TUNJUKKAN KEGIGIHANMU KUYAKIN PILEG NANTI PASTI MENANG... variasi lirik lagu dari Garuda Didadaku yang dinyanyikan saat H. Nu'man Abdul Hakiem yang saat ini menjabat Ketua DPW PPP Jawa Barat memasuki ruang Pembukaan Muscab VI PPP Kabupaten Sumedang. Beliau memberikan sambutan dan membuka secara resmi Acara Muscab VI PPP Kab. Sumedang.

PPP harus bangkit...

Dalam kesempatan itu Ketua DPC PPP Sumedang 'H. Dony Ahmad Munir, ST. MM.' memberikan sambutan dan menyampaikan tema besar dalam perjuangan PPP kedepan. Tema tersebut adalah PPP lebih Bermartabat, PPP lebih Bermanfaat, Sukses 20% Pemilu 2014.

PPP lebih bermanfaat bermakna kader-kader PPP harus berakhlakul karimah menjadi tauladan yag baik, serta menjadi bagian solusi dari problem yang ada dimasyarakat.

PPP lebih bermanfaat bermakna PPP kedepan harus menjadi partai yang memberi lebih banyak manfaat bagi masyarakat.

Sukses 20% Pemilu 2014, adalah persentase yang harus diraih PPP Sumedang pada pemilu 2014, yakni mampu menempatkan lebih banyak kader-kader terbaik PPP di DPRD Sumedang demi Sumedang yang Agamis, Sejahtera dan berakhlakul karimah.

Acara pembukaan ditutup, dilanjutkan dengan pelaksanaan acara inti yang diselenggarakan di Hotel Hegar Manah, acara berjalan dengan lancar dan begitu hangat, Sidang demi Sidang Paripurna terlaksana dengan baik, tak ayal karena kinerja PHC DPC PPP Kabupaten Sumedang periode 2006 - 2011 dapat diterima dengan baik atas Laporan Pertangungjawabannya (LPJ).

Semua merasa senang dan bangga berjuang di PPP, seluruh peserta Muscab VI meminta H. Dony Ahmad Munir, ST. MM. kembali memimpin DPC PPP Kabupaten Sumedang masa bakti 2010 - 2015. Alhamdulillah, H. Dony A M, ST. MM. kembali memimpin DPC PPP Kab. Sumedang secara aklamasi.

Dilanjutkan dengan pemilihan bakal calon formatur, beberapa peserta mengajukan bakal calon diantaranya yang diajukan adalah : Hendrik Kurniawan, S.Pd.I., Asep Ely Gunawan, S.Pd.I, Nurdin Zaen, S.E., Entoy Sutardy Abdillah & Nina Marlina, S.Pd.

Ketua sidang memverivikasi bakal calon, dan semua bakal calon dinyatakan lolos, namun hanya 3 orang yang siap menjadi calon formatur yaitu Hendrik Kurniawan, S.Pd.I., Asep Ely Gunawan, S.Pd.I, Nurdin Zaen, S.E. Berlanjut dengan penetapan calon anggota formatur dan dilakukanlah pemilihan anggota formatur, setiap peserta yang terdiri dari 53 peserta masing masing 1 orang Ketua dan sekretaris PAC PPP seKab. Sumedang yang berjumlah 26 kecamatan dan 1 suara dari DPC PPP Sumedang yang pada saat itu secara kolektif diwakilkan kepada KH. Abdul Hafidz.

Berjalan singkat maka dibacakan isi surat suara dan menghasilkan 45 suara yang memilih Hendrik Kurniawan, S.Pd.I., 43 suara yang memilih Asep Ely Gunawan, S.Pd.I, dan 14 suara yang memilih Nurdin Zaen, S.E. serta 4 suara dinyatakan tidak sah, genap berjumlah 106 dan sesuai. Maka ditetapkan dua orang terpilih untuk mendampingi H. Dony Ahmad Munir, ST. MM untuk menyusun komposisi dan personalia PHC, MPC dan Majelis Pakar Cabang PPP Sumedang masa bakti 2010-2015, yaitu Hendrik Kurniawan, S.Pd.I. dan Asep Ely Gunawan, S.Pd.I. 

Pimpinan sidang Ilmawan Muhamad, S.Ag. menyatakan memberikan waktu yang seluang-luangnya kepada TIM Formatur untuk menyusun kepengurusan. Pada saat itu bertepatan dengan jadwal pertandingan Sepak Bola antara TIMNAS INDONESIA melawan TIMNAS FHILIPINA. Merupakan suatu kebetulan sehingga peserta Muscab VI segera bergegas untuk nonton bareng pertandingan tersebut. Hidup Indoensia...!!! Hidup Indonesia !!! kobaran api semangat nasionalisme begitu membara saat peserta menyaksikan pertandingan untuk mendukung TIMNAS INDONESIA walapun hanya melihat dari layar proyektor. Golllllllll...... semua penonton bersorak, mengepalkan tangan pertanda bahagia dan bangga pada TIMNAS INDONESIA, saat Christian El Loco Gonzales melepaskan tendangan indah yang menjadi Gol Spektakuler pada menit ke 42.

Peluit akhir dibunyikan pertanda pertandingan berakhir, peserta Muscab terlihat begitu ceria dan sumringah menyambut kemenangan TIMNAS INDONESIA yang kembali memenangkan perhelatan di Leg ke-2 dengan unggul agregat 2-0.

Kembali berkumpul dan memasuki ruangan Muscab VI, Sekretaris Formatur "Hendrik Kurniawan, S.Pd.I. membacakan komposisi dan personalia PHC, MPC dan Majelis Pakar DPC PPP Kab. Sumedang untuk periode 2010-2015.

Klik untuk melihat Komposisi dan Personalia PHC, DPC dan Majelis Pakar DPC PPP Sumedang DISINI.

Acara penutupan dilaksanakan da ditutup secara resmi oleh perwakilan dari DPW PPP Jawa Barat.
Semoga PPP Sumedang menjadi pemenang di Pemilu 2014, Amiin.

Go Green, keep spirit, we are Green.. We are PPP,  We must work hard for Better PPP..

Insya Alloh...
PPP lebih Bermartabat, PPP lebih Bermanfaat, dan Sukses 20% Pemilu 2014.
Amiin...

By noordiens89 with 2 comments

Jabar Region : Misbach Kritik Pemerintah dan DPRD

SUMEDANG, TRIBUN - Mantan bupati Sumedang Misbach menilai kepedulian Pemkab dan DPRD sangat rendah. Hal itu dikemukakan Misbach karena melihat kondisi Alun-alun Sumedang yang makin semrawut. Lokasi Alun-alun Sumedang ini diapit Kantor Pemkab dan Gedung DPRD.

"Masalah di depan hidung saja sudah tidak peduli. Apalagi masalah-masalah yang jauh di pedesaan seperti di Cibugel dan daerah yang jauh," kata Misbach di sela acara pembukaan Muscab PPP di Graha Insun Medal, Minggu (19/12).

Alun-alun Sumedang direnovasi dan menjadi ruang terbuka hijau ketika Misbach menjadi bupati periode 1998-2003. "Saya kecewa dan sedih ternyata Alun-alun sekarang kotor dan kumuh serta berantakan, padahal ada di depan kantor pemerintahan dan gedung DPRD," katanya.

Ketika Ketua DPRD Yaya Widarya menghampirinya, Misbach dengan gaya khas langsung menyampaikan unek-uneknya. "Ini juga DPRD salah, membiarkan pemerintah tidak peduli terhadap kondisi Alun-alun," ujarnya.

Mendengar hal itu Yaya hanya tersenyum kecut ...

By noordiens89 with No comments

FRAKSI PPP DPRD KAB. SUMEDANG

FRAKSI PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN (F.PPP)

Penasehat :ASEP ELY GUNAWAN
Ketua :ILMAWAN MUHAMAD, S.Ag
Wakil Ketua :HENDRIK KURNIAWAN, S.Pd.I
Sekretaris :DRS. AGUS HERMAWAN, M.Ag

Anggota

1.NURDIN ZAEN, SE
2.DRA. ODAH

By noordiens89 with No comments

Friday, December 10, 2010

GOLKAR WALK OUT "TAPI KOK IKUT EVALUASI"

RAPAT Paripurna DPRD Sumedang, Jawa Barat, tentang penetapan RAPBD 2010 ditandai dengan pernyataan ‘tidak menerima’ penetapan RAPBD dan aksi walk out sembilan anggota DPRD dari Fraksi Partai Golkar. Bukan hanya itu, Bupati H Don Murdono saat menyampaikan sambutannya, tak lebih dari lima menit di atas podium.
Dalam Rapat Paripurna yang tak dihadiri Wakil Bupati Taufiq Gunawansyah ini, sejak awal persidangan dihadiri 9 dari 10 anggota Fraksi Partai Golkar. Bahkan, Wakil Ketua DPRD Edi Askhari sempat duduk berdampingan dengan Ketua DPRD Yaya Widarya.
Namun demikian, usai pembacaan pendapat akhir Fraksi PG yang disampaikan H Deden Yayan Rusyanto (Ketua), kesembilan anggota dewan yang ada - kecuali Romli Firdaus karena sedang dalam proses hukum - segera meninggalkan ruangan persidangan.
Meski terjadi aksi walk out, dan bahkan persidangan sempat diskor selama 15 menit menjelang penetapan RAPBD akibat adanya permintaan tambahan anggaran untuk bantuan sosial bidang pembinaan keagamaan dari Fraksi PPP, akhirnya sekitar pukul 14.30 RAPBD 2010 ditetapkan menjadi Perda APBD 2010.
Seperti diketahui, bantuan sosial untuk KONIDA sebesar Rp 4,8 milyar, dinilai Nurdin Zen (Anggota Fraksi PPP) tak seimbang dengan bantuan untuk pembinaan bidang keagamaan. Karenanya, dari hasil rapat pimpinan tersebut, disepakati bersama bantuan KONIDA diturunkan menjadi Rp 4,4 milyar, sehingga Rp 400 juta ditambahkan untuk bidang keagamaan.
Uniknya, Bupati H Don Murdono dalam penyampaian sambutannya di hadapan Rapat Paripurna yang juga dihadiri Kapolres Sumedang AKBP H Nurullah tersebut, tampak lesu dan hanya berpidato sekitar lima menit.
Dalam pelaksanaan Rapat Paripurna DPRD tersebut, memang tampak tak seperti biasanya. Pasalnya, puluhan pengurus DPD Partai Golkar yang dimotori Yogie Yaman Sentosa (Sekretaris), hadir selama jalannya persidangan.
Menurut Yogie, menyikapi momen penetapan RAPBD 2010 segenap pengurus DPD Partai Golkar menilai bahwa beberapa bagian dari struktur APBD tak menunjukkan keberpihakan kepada kepentingan rakyat. Karenanya, seluruh pengurus DPD PG (tak terkecuali Anggota Fraksi PG) menolak ditetapkannya RAPBD 2010 tersebut.
Disebutkan, terdapat beberapa alasan penolakan RAPBD 2010 tadi yakni masih tingginya alokasi anggaran pada Pos Bantuan Sosial, yang dinilai penggunaan bantuan social ini sebagai pengalokasian yang mubazir. “Karena tak memberikan dampak yang nyata dan terukur terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat,” kata Yogie.
Selain itu, pihaknya mendesak kepada Pemkab Sumedang untuk mengumumkan secara terbuka pihak-pihak yang menerima Pos Bantuan Sosial dan Dana Hibah. “Hal ini merupakan hanl yang harus ditempuh demi tegaknya transparansi dalam tata kelola pemerintahan sebagai salah satu pilar tegaknya demokrasi,” tandasnya.
Demikian pula alokasi anggaran untuk Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) PNS. Golkar menilai, pemerintah sudah seharusnya meningkatkan anggaran untuk TPP tersebut. Pasalnya, kata Yogie, jika dibandingkan dengan beberapa daerah lain, TPP PNS di Sumedang masih tertinggal.***

By noordiens89 with No comments